Tuesday, November 29, 2022

HARI KE 12

                  

        


                  SENI MENGUBAH RASA MALAS

        


HARI KE 12 28 November 

Hal 80-90

(1)bahagianya orang orang generalis 


Saat kita sekolah di SD dan SMP, sadar atau tidak, kita sedang diajari menjadi sook generalis. Kita diajarkan berbagai nal, mulai menjadi belajar pengetahuan alam, pengetahuan sosial, olahraga, kesenian, bahasa daerah, bahasa asing, dan masin banyak lagi. Kemudian, setelah kita menginjak bangku sekolah menengah, kita baru diarahkan menjadi spesialis, melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Bagi kalian yang suka ilmu farmasi, ada jurusan Farmasi.

Bagi kalian yang suka pada berbagai hal seputar produksi makanan dan minuman, ada jurusan Tata Boga. Bagi kalian yang suka pada dunia desain fesyen, ada Tata Busana, dan mash banyak lagi.

Kemudian, pengarahan menladi orang spesialis ini berlanjut di bangku kuliah, Bagi yang ingin menjadi psikolog. silakan memilih Fakultas Psikologi. Bagi yang suka pada dunia akuntansi, ada Jurusan Ekonomi. Bagi yang suka pada dunia permesinan, ada Fakultas Teknik Mesin dan mash banyak lagi.

Pernahkah kita bertanya, mengapa banyak sekali orang yang mengeluhkan susah mencari pekerjaan di negara kita ini? Jawabannya adalah, karena sejak kecil kita sudah diajar-kan menjadi generalis. Kita diajarkan multitalenta di sekolah.

Kita diajarkan bagaimana membuat grafik persamaan linear, kita diajarkan bagaimana cara mengukur skala peta, kita juga diajarkan bagaimana mengukur jarak tempuh, kita diajarkan mengukur berat badan, ideal, dan lain-lain. Semua ilmu diajarkan kepada kita, tapi dalam porsi yang sangat sedikit.

Tidak ada yang benar-benar ahli, karena semua diberikan datam porsi yang sangat kecil. Mereka yang katanya bisa ini dan itu, ternyata kemampuannya hanya sedang-sedang saja.

Ilmu, bakat, dan kemampuan mereka dalam mengerjakan berbagai hal belum matang atau belum expert.

*Hal semacam inilah yang membuat banyak orang akhirnya takut untuk bekerja. Mereka takut bekerja, karena kemampuan mereka yang benar-benar terbatas. Ketika mereka ditanyai

"Apakah Anda bisa mengoperasikan komputer?

Mereka menganggukkan kepalanya.tapi ketika ditanyain,”apakah anda bisa mengeoperasikan ma excel?”mereka menjawab dengan penuh keraguan sediki sedikit



(2) BERUNTUNG ORANG ORANG SPESIALIS 


Ini belum final, kita mash harus memikirkan masala beban otak. Seseorang dengan tipe generalis memang terliha bahagia, tapi sebenarnya mereka merugi. Mereka harus mempelajari segala sesuatu, meskipun setengah-setengah.

Lantas, semua tahu bahwa hal tersebut merupakan pekerjaan yang berat, sia-sia, dan hanya buang-buang waktu saja.

Daripada mempelajari segala sesuatu dengan setengah. setengah, bukankah akan jauh lebih baik ketika kita belajar satu hal saja. Akan tetapi, kita benar-benar menguasainya.

ORANG AKAN JAUH LEBIH MENGHARGAI KETIKA KITA PAHAM BETUL TENTANG SESUATU DARI PADA 

KITA TAHU TENTANG SESUATU TAPI HANYA SEBATAS TAHU SAJA  

   

        

' Lalu apa kesimpulannya? Untuk bisa menerapkan malas tapi sukses, janganlah pernah mau menjadi orang generalis.

Sebab, kalian akan terus bekerja keras, mengejar kekurangan kalian, membuat pekerjaan kalian jadi benar-benar sempurna hingga atasan menjadi puas dengan hasil pekerjaan kalian. lika kalian ingin bisa menerapkan pola malas tapi sukses. jadilah orang spesialis.

ladilah orang yang malas mempelajari banyak hat. Cukup pelajarilah satu atau dua hal saja, lidak pertu semuanya.

Cukup kerjakan satu atau dua hai saja, tapi kita benar-benar menguasai pekerjaan tersebut bukankah mengejar seekor kelinci akan lebih mudah daripada mengejar dua ekor kelinci sekaligus?


  (3)BERDAMAI DENGAN MALAS BERGERAK 

Mager bukanlah bagian dari bahasa asing. Seperti yang kita tahu, mager merupakan akronim dari

'malas gerak. Biasanya, kata ini sering digunakan sebagai wujud penolakan terhadap ajakan dari seseorang. Misalnya, ketika ada orang yang mengajak kita buat makan siang, kita bisa menjawab,

"Nggak ah, aku lagi mager."

Saya sering kali mager. Apalagi, setelah saya merasa

lelah dari berbagai macam aktivitas, saya cenderung suka berdiam diri di kamar sambil menikmati dua ikan koki kesayangan saya berenang

di akuarium supermini,

Tidak sedikit dari teman-temansaya

yang beranggapan bahwa saya merupakan tipe orang yang tidak bisa menikmati hidup.

KITA JUGA BISA MENYEBUT BAHWA MALAS ITU ADALAH MENGERJAKAN SEDIKIT PEKERJAAN DENGAN ENERGI  YANG SEMINIMAL MUNGKIN.



TES MBTI

Kepribadian “Eksekutif”

Tatanan yang bagus adalah dasar segalanya.

EDMUND BURKE

Eksekutif adalah perwakilan dari tradisi dan tatanan, memanfaatkan pemahaman mereka tentang apa yang benar, salah, dan diterima secara sosial untuk menyatukan keluarga dan masyarakat. Memegang nilai kejujuran, dedikasi dan martabat, orang dengan tipe kepribadian Eksekutif dinilai karena saran dan panduan mereka jelas, dan mereka dengan senang hati memberi jalan untuk kesulitan yang dihadapi. Memiliki kebanggaan dalam menyatukan orang-orang, Eksekutif sering kali mengambil peran sebagai pengatur komunintas, bekerja keras mengajak semua orang merayakan acara setempat yang sangat disukai, atau dalam mempertahankan nilai-nilai yang menyatukan keluarga dan masyarakat.


Siapa Saja yang Punya Keahlian Menegakkan Apa yang Mereka Yakini Benar...

Tuntutan atas kepemimpinan seperti ini tinggi dalam masyarakat demokratis, dan tipe ini mencapai tidak kurang dari 11% dalam populasi, tidak heran jika banyak pemimpin politis dan bisnis terkenal di dunia adalah tipe Eksekutif. Pengikut setia peraturan undang-undang dan kekuasaan yang harus raih. Kepribadian Eksekutif menjadi teladan, menunjukkan dedikasi dan kejujuran dengan maksud tertentu, dan penolakan yang jelas terhadap kemalasan dan kecurangan khususnya dalam pekerjaan. Jika ada yang menyatakan bahwa kerja giat dan keras adalah cara paling bagus untuk membangun karakter, maka itu adalah tipe kepribadian Eksekutif.

Eksekutif menyadari keadaan sekelilingnya dan hidup dalam dunia nyata yang jelas dan teruji – keyakinan terhadap pengetahuan mereka berarti bahwa walaupun menghadapi penentangan yang kuat, mereka tetap bepegang pada prinsip mereka dan mendorong visi yang jernih tentang apa yang diterima dan apa yang tidak. Pendapat mereka juga bukan hanya omongan kosong, karena kepribadian Eksekutif lebih dari sekadar ingin terlibat dalam proyek menantang, memperbaiki rencana tindakan dan menyortir perincian selama proses, membuat tugas yang paling kompleks menjadi terlihat mudah dan dapat didekati.

Namun demikian, Eksekutif tidak bekerja sendirian, dan mereka berharap keandalan dan etika kerja mereka harus ditiru – orang dengan tipe kepribadian ini memenuhi janji mereka, dan jika mitra atau bawahan menghambat mereka melalui inkompentensi atau kemalasan, atau yang lebih buruk, ketidakjujuran, mereka tidak segan menunjukkan kemarahan. Ini membuat mereka mendapat reputasi sebagai orang yang tidak fleksibel, tetapi bukan karena Eksekutif itu orang yang sembarangan keras kepala, tetapi karena mereka benar-benar percaya bahwa nilai ini yang membuat masyarakat berfungsi.

...Namun Masih Lebih Baik Mereka yang Mengakui Ketika Berbuat Salah

Eksekutif adalah gambaran klasik warga negara teladan: mereka membantu tetangga, menegakkan hukum, dan mencoba memastikan setiap orang berpartisipasi di masyarakat dan organisasi yang mereka sayangi.

Tantangan utama untuk orang dengan tipe kepribadian Eksekutif adalah mengakui bahwa tidak semua orang mengambil jalan yang sama atau berkontribusi dengan cara yang sama. Pemimpin sejati mengenal kekuatan individu, serta kelompok, dan membantu mewujudkan ide individu tersebut. Dengan cara itu, kepribadian Eksekutif benar-benar memiliki semua fakta, dan dapat mengemban tugas ke arah yang bermanfaat bagi semua orang.



REFLEKSI MALAM INI SEMOGA TIDUR NYENYAK AGAR BESOK BISA MELAKUKAN AKTIFITAS SEPERTI BIASA 


Monday, November 21, 2022

HARI KE 5

                     SENI MENGUBAH RASA MALAS

                                  

HARI KE 5 tgl 21november 
25-30 

(1)terus lah jaga ketulusan hati dan kejujuran,lalu biarkan dunia yang bekerja untuk kita.biarkan semesta yang bekerja untuk kita

(2)kedua teori ini sama sama menjelaskan bahwa dasarnya gelombang elektromagnetik itu sangat jauh berbeda dari teori gerakan Newton.

(3)SEBERAPA PENTINGKAH SEKOLAH ITU?

Jika banyak bertanya kepada kalian tentang seberapa pentingnya sekolah?maka,apakah yang akan menjadi jawaban kalian? Pastinya akan ada dua (2) jawaban dari pertanyaan saya tadi.ada sekelompok orang yang akan menjawab bahwa sekolah itu menambah pengetahuan.semakin tinggi kita sekolah,semakin banyak ilmu yang akan kita peroleh dan kitapun semakin mudah meraih cita”

Namun ada pula orang menjawab bahwa sekolah itu tidak penting.mereka pun memiliki alasan tersendiri.misal nya yang dibutuhkan dalam mencari pekerjaan adalah keterampilan,bukan surat tanda kelulusan.sekolah tidak penting karena banyak sekali praktik perundingan.apa pun jawab dari pertanyaan 

(4)SEKOLAH ITU PENTING 

Kali ini saya juga akan memberikan jawaban yang sangat diplomatis, yaitu dengan mengatakan bahwa sekolah itu penting, tapi juga tidak penting. Tentu saja, ada alasan mengapa saya memiliki dua alasan tadi. Sekarang saya mulai dari alasan.saya mengapa saya mengatakan bahwa sekolah itu penting bagi hidup kita. 

Jawaban nya ini berasal dari dua kutipan penting dari Nelson Mandela. Kata-kata mutiara mantan presiden Afrika Selatan ini membuat kita semakin yakin bahwa kita memang  sekolah dan tidak bole bermain-main dengan ilmu Kutipan Nelson Mandela yang pertama adalah berbunyi, EDUCATION IS THE MOST POWERFUL WEAPON WHICH YOU CAN USE TO CHANGE THE MORLD. 

ARTINYA:PENDIDIKAN ADALAH SENJATA PALING KUAT YANG ANDA BISA GUNAKAN UNTUK MENGUBAH DUNIA.


                          SENI MENGUBAH RASA MALAS

                  

Hari ke 6 tanggal 22november
Hal 30-35

(1)alasan berikutnya adalah bahwa sekolah cenderung mengajarkan kedisiplinan.ketika saya duduk di bangku sekolah,saya hanya diajarkan bagaimana itu di disiplin.sebelum pikul tujuh harus sudah berada di dalam kelas.apabila datang terlambat,saya pun akan mendapatkan hukuman.seragam harus rapi from beda to toe.dan,saya akan mendapatkan hukuman jika tidak mengenakan seragam.
Sbenernya tidak ada salahnya dengan pola kedisiplinan dan hukuman semacam itu.tapi,tidak ada salahnya jika seorang murid juga diajarkan tentang hidup out of the box,hidup di luar zona aman,dan sebagainya.pihak pengajar harus mengajarkan bahwa terkadang,Breaking the rule atau melanggar peraturan itu bukanlah sesuatu yang negatif selama pelanggaran aturan tersebut tidak berlawanan dengan norma agama dan budaya di negara kita.
Jangan sampai karena kita cenderung suka digiring oleh peraturan orang lain kita pun kelak tumbuh jadi boneka orang lain dan lupa bahwa diri kita pun juga layak untuk dibahagiakan
  
Sepertinya para pendidik kita lupa bahwasanya kecerdasan manusia itu beragam 

Ada manusia yang dibekali kecerdasan linguistik, di mana ia cenderung mampu untuk berbicara, memberikan komentar kepada orang lain, suka bercerita, suka membaca buku, dan

sebagainya.

Adapula orang yang dibekali dengan kecerdasan logika matematika. Pasti a sangat jago dalam urusan hitung-hitungan, mudah mengingat angka, dan lain-lain. Ada pula orang yang dianugerahi kecerdasan visual spasial. Sehingga, ia pun jago di bidang seni rupa, lebih mudah membaca gambar daripada teks atau huruf, dan mash banyak lagi.

Kemudian, ada lagi orang yang dibekali dengan kecerdasan kinestetik. la sangat berpotensi di bidang olahraga, selalu aktif dan gemar beraktivitas fisik, mudah menirukan gerakan orang lain, dan sebagainya.

Kemudian, ada juga orang yang memiliki kelebihan dalam kecerdasan intrapersonal. Sehingga, a pun lebih suka beraktivitas di tempat yang tenang dan sepi, lebih mandiri, dan lain-lain.

Terakhir, ada juga orang yang memiliki kecerdasan naturalis. la suka melihat dan memperhatikan fenomena alam, mengumpulkan batu atau bunga-bunga, dan sebagainya. Jadi, rasanya sangat tidak adit jika seseorang hanya dihargai dari tiga hal saja, yaitu hafalan, logika, dan matematika.

Lalu kecerdasan yang lainnya,sama sekali tidak mendapatkan apresiasi yang sewajarnya 


Sekolah

it memang memiliki satu tujuan, yaitu menyeragamkan semua murid. Banyak murid yang harus lolos dalam salah satu tes saja, yaitu tes yang tidak jauh-jauh dari hafalan, logika, dan hitungan. Jadi wajar saja jika ada anak yang memang tidak berbakat hafalan dan logika. Akbatnya, mereka pun gagal dalam tes tersebut. Kemudian, mereka mash harus menerima intimidasi dari orang-orang sekitar yang menyebutnya sebagai si bodoh atau si dungu.

Lalu, apakah mereka yang mendapatkan gelar genius di sekolah benar-benar mendapatkan kebahagiaan, setelah mereka tutus sekolah? Jawabannya tidak semanya seperti itu. Di sekolah mereka cenderurg "menerima". Sehingga, ketika lulus sekotah, mereka tidak tahu apa yang harus mereka Lakukan 

SEBAB DUNIA BARU MEREKA SANGAT BERBEDA JAUH DARI DUNIA MEREKA KETIKA DUDUK DI BANGKU SEKOLAH ATAU UNIVERSITAS 



Hari ke 7 tanggal 23november
Hal 35-40
(1)Semua yang kita serap di bangku sekolah mendadak hilang sebab kita hanya diminta menghafalkan saja bukan memahami dan mempelajari 
Lalu apa jadinya jika ke depannya kita masih diminta untuk terus menghafal?paul king dari redwood ce ter for Theo rival neuoroscience,university of califonia berkeley,sempat mengucapkan sebuah pernyataan yang sangat kontroversial.beliau berkata “otak berevolusi”untuk mengoptimasi perilaku bukan untuk menyimpan atau mengingat arus saraf sensorik desain otak adalah untuk memancarkan jaringan karenanya tidak begitu cocok untuk menyimpan atau memmancarkan jaringan karenanya tidak begitu cocok untuk menyimpan ingatan dan mengingat secara sempurna.

Jadi ketika sebuah pendidikan gagal dalam mengubah sika dan tingkah laku seseorang, ada hal yang harus dipertanyakan tentang pendidikan tersebut


Hari ke 8 TANGGAL 24 November 

Hal 40-50.

Setelah lulus mau kuliah atau kerja?

(1)bukti lain bahwa sekolah itu tidak begitu penting adalah karena belum adanya tujuan yang pasti. Kira-kira apa

yang akan dilakukan oleh murid-murid atau mahasiswa setelah mereka berhasil menyelesaikan pendidikannya? Hal ini pastinya sudah sering kita temui. Kita pasti sering melihat anak-anak yang kebingungan untuk melanjutkan langkahnya, setelah mereka berhasil menamatkan pendidikannya.

Saya juga pernah bertanya kepada keponakan saya. "Apa yang akan kamu lakukan setelah tulus sekolah?" Biasanya, kita akan menemukan tiga macam jawaban, yaitu kutiah, kerja, atau nikah. Jawab-an dari pertanyaan tadi pasti tidak akan jauh dari ketiga hal tersebut.pertama jawaban mereka kuliah mereka pasti masih kebingungan mau melanjutkan kuliah dimana mau memilin jurusan apa Terserah  PAPA ATAU MAMA DEH, YANG Penting KUliah . AKAN lebih  MENGERIKAN IAGI JiKA MEREKA MeNJAWAB, "TIRGANTUNG TEMAN ATAU PACARKU MAU KE JURUSAN APA, AKU YA IKUT SAJA Hal semacam ini benar-benar berbahaya. Bagaimana mungkin nasib mereka ditentukan oleh orangtua, teman, ataupun pacar.

Jika mereka benar-benar menganggap pendidikan it penting, harusnya mereka menyiapkannya dari awal. Seharusya, sekolah benar-benar mengarahkan muridnya pada jurusan yang mereka minati, Ketika pihak sekolah sama sekali tidak memberikan pengarahan OH NAK KAMU JAGO DALAM HAL INI SEBAIKNYA KAMU KULIAH DISINI 

(2)bekerja tanpa passion itu bunuh diri 

Jawaban yang kedua adalah bekerja. Namun, ketika kita urai jawaban mereka dengan sebuah pertanyaan, "Mau kerja di mana setelah (lulus sekolah?" Maka, jawabannya pun bisa macam-macam, "Entahlah, buka usaha mungkin,"

"Apa saja deh, yang penting tidak jadi pengangguran", dan sebagainya.

Jawaban semacam in lagi-lagi tidak benar, karena bekerja tanpa minat itu sama saja dengan tindakan bunuh diri. Bagaimana mungkin kita bisa bekerja di bidang yang tidak kita sukai sama sekali kalau sudah seperti ini siapa yang salah 

(3)orang bodoh itu kreatif 


Ha? Orang bodoh itu kreatif? Bagaimana ceritanya? Apakah itu terlalu berlebihan untuk membuat pertanyaan bahwa orang bodoh itu kreatif? Bukankah selama ini kita selalu yakin bahwa kreativitas seseorang it sangat berhubungan erat dengan kecerdasan, volume otak, prestasi akademik, dan sebagainya?

Sebelum kalian menjawab pertanyaan saya tadi, kita pelajari terlebih dahulu makna dari kata bodoh itu. Berdasarkan KBBI, kata "bodoh* itu berarti tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan sesuatu). Selain itu, kata bodoh juga bisa dimaknai sebagai sebuah kondisi di mana seseorang +dak memitiki pengetahuan (pendidikan, pengalaman).


Kalau boleh jujur, sebenarnya saya tidak begitu suka pada istilah bodoh. Kata bodoh itu lebih dekat dengan arti negatif.

Seseorang yang dikatakan bodoh, pasti identik dengan sesuatu yang bermakna negatif, seperti misalnya tidak punya otak, tidak bisa berpikir, tidak kreatif, dan sebagainya.

Saya yakin, orang-orang yang mengasumsikan bahwa bodoh itu adalah tidak punya otak dan tidak bisa berpikir adalah mereka yang tidak tahu ilmu sejarah, jarang baca buku, dan tentunya miskin ilmu 

“JIKA BODOH ITU DIASUMSIKAN DENGAN TIDAK PUNYA OTAK LALU BAGAIMANA DENGAN THOMAS ALVA EDISON”


Pada saat Thomas mash duduk di bangku sekolah, dia sering kali dicap sebagai orang bodoh. Bahkan, ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya setelah mengenyam pendidikan selama tiga tahun. Akhirnya, ibunya lebih memilih untuk mendidik Thomas di rumah saja.

Setelah Thomas beranjak dewasa, ia pernah berjualan sayur, koran, dan beraneka ragam permen di kereta. Hingga akhirnya pada suatu hari, Thomas melihat seorang anak kecil yang terjatuh di dalam gerbong kereta api. Lantas, Thomas pun menolongnya. Melihat kebaikan hati Thomas, ayah dari si anak kecil tad pun memberikan sebuah pekerjaan kepada Thomas, yaitu sebagai operator telegraf. Kaiya pertama Thomas Alva Edison adalah sebuah alat perekam suara elektronik, Saat membuatnya, a baru berusia 20 tahun, sebuah usia yang sangat muda untuk menciptakan sesuatu. Sambil bermalas-malasan di kursinya

Thomas pun berpikir bahwa sepertinya ada yang kurang dengan penemuannya itu.

Akhirya, Thomas pun memperbaiki penemuannya dan hasil penemuan tersebut dijual seharga $400.000.


(4)ORANG BODOH LEBIH MUDAH MENCARI PEKERJAAN


Saya tidak bermaksud memandang rendah pendidikan, saya hanya ingin melempar sebuah pertanyaan kepada kalian,

*Kira-kira, manakah yang lebih mudah dalam mencari pekerjaan? Apakah itu para sarjana, orang bodoh, atau orang-orang yang tidak lulus sekolah?"

Kalau saya boleh menjawab dengan jujur, saya akan menjawab bahwa orang bodoh itu jauh lebih cepat untuk mendapatkan pekerjaan daripada seorang sarjana. Sebab, orang bodoh itu tidak pernah banyak berpikir sebelum mencari pekerjaan. Hanya satu hal yang ia pikirkan,

"Sava mau kerja apa pun, selagi saya bisa“ Saya mengatakan bahwa orang bodoh itu jauh lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan, karena mereka bekerja secara tulus, bukan bekerja dengan banyak perhitungan. Sekali lagi saya minta maaf, bukan berarti saya menganggap remen orang-orang yang puts sekolah dan bukan berarti say memandang rendah para lulusan universitas ternama. Hanya saja, di sini saya mau tekankan bahwa pekerjaan kita it sama sekali tidak ada hubungannya dengan prestasi akademik kita

ORANG-ORANG BODOH TIDAK PERNAH MEMIKIRKAN HAL ITU.MEREKA HARUS BERKERJA DARI PADA HANYA BERDIAM DIRI DI RUMAH.


HARI KE 9 tanggal 25 November 

Hal 50-60

 (1)salah satu prinsip yang dipegang oleh kedua orang tua saja adalah lakukan pekerjaanmu dengan baik maka akan mendapatkan hasilnya

(2)selagi saya sudah berusaha semaksimal mungkin,saya sudah cukup senang dan akan puas dengan apa pun hasilnya 

(3)kosongkan pikirkan kita,nikmati saja hari dengan mandi air hangat untuk melepaskan semua penat yang ada 

(4)ketika seseorang bekerja dengan mood yang baik atau prima,hasil yang akan diperoleh pun biasanya cenderung baik.berbeda kalau dikerjakan dengan setengah hati.


HARI KE 10 tanggal 26november

Hal 60-70

(1)rileks sejenak 

Saya akan terus mengingatkan bahwa makna dari kata 

malas di sini bukan selalu harus bermalas-malasan, duduk di depan televisi menanti keajaiban, atau duduk di pinggir Talan sambil membicarakan banyak hal secara acak, bukan seperti itu. Kata malas ini adalah malas yang bisa mengerjakan sesuatu, seperti kebanyakan orang, tapi tidak dengan semangat yang menggebu-gebu, yang nantinya justru berujung pada

kepanikan.

Meskipun kita diperbolehkan untuk bermalas-malasan, tetap tidak boleh berlebihan. Milikilah pola hidup "serius tapi santal Meskibun

santai, kita tetap harus ingat pada tujuan awal.

Ingatlah

kembali, apa yang kita janjikan kepada kedua orangtua ketika meninggalkan kampung halaman menuju kota yang kita tinggali saat ini. Ingatlah bahwa kita akan menggunakan bekal pendidikan yang telah kita dapatkan selama ini

 (2)DI LUAR SANA,ADA JUGA ORANG MENGEMBAN MISI KHUSUS UNTUK DIRINYA SENDIRI,KELUARGA,DAN BEBERAPA GOLONGAN ORANG.

(3)SEBAB,TIDAK ADA SATU PUN MANUSIA ITU YANG BENAR2 INGIN DIRINYA HANCUR ATAU MEMBIARKAN DIRINYA SENDIRI BERADA DI JURANG KEHANCURAN.

(4)SALAH SATUNYA ADALAH BANYAK SEKALI PENELITIAN YANG TELAG MEMBUKTIKAN BAHWA STRES ITU BISA MENYEBABKAN SESEORANG CEPAR TUA.



HARI KE 11 27november

HAL 70-80

(1)saya mau jadi pemalas yang terhormat saya mau jadi pengangguran yang terpandang di mata orang Meskipun kalimat tersebut terkesan berlebihan dan mengada-ada, saya tetap ingin menunjukkan bahwa say ini tidak ubahnya seperti seekor itik di atas permukaan sungai.

Saya mungkin terlihat diam, tapi mereka tidak melihat bahwa kaki saya terus bergerak. Mereka tidak melihat bahwa otak saya terus bergerak. Sehingga, saya bisa mematahkan pendapat mereka bahwa saya ini pengangguran, pemalas yang sehari-hari hanya bisa menghabiskan nasi dan berbagai lauk di balik tudung saji.

Saya hanya bermodalkan sebuah pena dan selembar kertas.

Pikiran saya melayang ke beberapa tahun silam, tepatnya ketika saya memiliki seorang sahabat yang telah lama tenang di sisi-Nya. Kemudian, saya mulai membuat sebuah plot cerita berjudul.

1 Have A Dream, sedikit mirip dengan sebuah lagu darl boy band lawas, Westlife memang. Setelah lama saya tidak mengeruk uang dari hobi menulis, saya pun mulai mendapatkannya kembali. Meskipun saat itu tidak terlalu banyak, ada rasa bangga dan bahagia yang luar biasa besarnya ketika cerpen empat halaman saya yang berjudul / Have A Dream, bisa diterbitkan di sebuah majalah remaja ternama.

Mengapa disebut dengan duck syndrome? Kita pasti pernah melihat itik di sungai, kan? Mungkin mereka terlihat tenang di permukaan, tapi tidak ada yang tahu bahwa di bawah permukaan air, kakinya terus menendang-nendang, tidak berhenti mengayuh agar tetap bisa bergerak.

Nah, seperti itulah ilustrasi malas yang saya maksud. Biarkan saja orang mengira kita terlihat santai, kita terlihat tidak melakukan sesuatu, kita terlihat malas. Tapi, biarkanlah mereka dengan pendapatnya sendiri, yang jelas kita terus bergerak.

KITA HARUS MELAKUKAN SESUATA UNTUK MEMPERBAIKI DIRI KITA DAN TERUS BERUSAHA MEWUJUDKAN SEMUA HARAPAN DAN CITA CITA KITA SELAMA INI

(2)ADA BANYAK SEKALI FAKTOR YANG MEMBUATNYA BINGUNG DAN BIMBANG SALAH SATUNYA ADALAH KARENA SEMAKIN BANYAKNYA PILIHAN HIDUP HARUS DIPILIH 

(3PERCUMA SEKALI MEMBUAT ORANG LAIN BAHAGIA TAPI KITA SENDIRI YANG TIDAK BAHAGIA 

(4)SELAMA INI KITA TERLALU TAKUT KETIKA MENGECEWAKAN ORANG LAIN TAPU SAYANGNYA KITA TIDAK PERNAH TAKUT KETIKA MENGECEWAKAN DIRI KITA SENDIRI.








Friday, November 18, 2022

HARI KE 4

                                                          SENIMENGUBAHRASAMALAS 

                                                                                


hay teman teman ini hari ke 4 saya membaca buku 

HAL.21-25

(1) NILAI SPIRITUALITAS RASA MALAS 

Salah satunya adalah nilai spiritual. Mungkin ada banyakdari kalian yang bertanya-tanya, "Bagaimana mungkin sifat malasitu bisa memiliki nilai spiritual?" Bukankah sebagian besaragamaitu menganjurkan kita untuk tidak, bermalas-malasan? Saya jelaskan dulu maksudnya, bahwasanya alam ini terbagi menjadi dua konsep, yaitumikrokosmos(alamsemestakecil)danmakrokosmos (alam semesta besar). Artinya,manusiaitu adalah mikrokosmos dan alam semesta ini adalah makrokosmos-nya.Sebenarnya konsep mikrokosmos dan makrokosmos ini merupakan

(2) MANUSIA TIDAK BISA MENGGANTIKAN  RUMPUT. BEGITU PULA RUMPUT TIDAK BISA MENGGANTIKAN MANUSIA.

(3) SETIAP MANUSIA MENJALANKAN PERANNYA MASING MASING 

(4) DUNIA AKAN BERPUTAR  DENGAN BAIK,KETIKA MANUSIA BISA MENJALANKAN PERANNYA SECARA BAIK. Dunia tidak akan pernah indah dan berputar dengan baik,jika tidak ada ulama yang mengarahkan manusia ke jalan yang baik. Dunia tidak akan pernah berjalan dengan indah jika tidak ada dosen atau guru yang bertugas untuk menyebarkan ilmu dan membawa perubahan dari yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, menjadi ahli, dan sebagainya. Satu hal yang mungkin jarang kita tanyakan kepada diri kita sendiri adalah, "Apa sih peran kita yang sebenarnya di dunia ini?" Masalahnya, banyak hal yang aneh di dunia ini, terutama beberapa tahun ke belakang ini. Selama ini, saya melihat manusia ini ianya fokus pada tiga hal saja.PERTAMA, orang-orang yang sedang belajar hanya mencari nilai, mencari ijazah, dan mencari pengakuan bahwa mereka adalah orang-orang berpendidikan yang kemampuannya dalam hal akademik sudah diakui atau terverifikasi.KEDUA, setelah lulus sekolah, mereka sibuk mencari nama, popularitas dengan mengumpulkan pengikut sebanyak-banyaknya.KETIGA,akhir dari semua itu adalah mencari uang sebanyak banyaknya.DUNIA INI TIDAK AKAN PERNAH TERLEPAS DARI KETIGA HAL TERSEBUT

 




Refleksi malam ini semoga tidur nyenyak besok mau sekolah 



Wednesday, November 16, 2022

HARI KE 3

                         SENI MNGUBAH RASA MALAS 

                                              


Oke teman teman kita lanjutin hari ke 3 point membaca buku ini.

HAL.16-20

(1) jangan sampai perbuatan buruk orang lain membuat kita berhenti menjadi orang baik.akan lebih baik lagi jika kita tetap mempertahankan sisi baik kita,tanpa harus mengotori hati,tangan,dan pikiran kita dengan hal hal buruk.yakinlah saja bahwa Tuhan pasti akan memberikan kebaikan kepada orang orang yang baik.lantas,salah satu (1) ciri dari orang baik adalah mereka yang bisa mengendalikan bahwa nafsunya.

(2)malas dengan energi negatif 

Sebut saja,kita bergaul dengan orang orang yang suka mengeluh.bayangkan saja,berapa kali telinga kita harus mendengar kalimat kalimat negatif yang pastinya bisa merusak dan melumpuhkan pikiran kita.“SUAMIKU ITU GAJINYA CUMAN DIBAWAH 1 JUTA.”semakin sering kita dengar kalimat tersebut,emosi negatif pun akan semakin banyak di otak kita.

(3) sisi positif dari sifat malas 

Memberikan waktu kepada diri sendiri untuk bermalas malahan tidak selalu indentik dengan berbagai hal negatif.jikta kita mau membuka mata dan pikiran lebih lebar lagi. Sebenarnya malas memiliki sisi positif nya.apa saja sebagai berikut 

1.malas itu inventif 

2.fokus pada hal hal yang jauh lebih penting saja 

3.para pemalas itu tahu kapan harus berhenti 

4.memiliki jiwa kewirausahaan 

“Masalah nya hanya tinggal satu,mereka mau atau tidak memperbaiki keahlian mereka.”

Intinya,mereka harus menambah berbagai macam ilmu seputar kewirausahaan.jika mereka memiliki kemauan yang besar dan mental kewirausahaan yang sehebat itu ,impian mereka untuk bisa menjadi seorang wirausahawan pasti akan terwujud.

Oke teman teman itu saja sekian dari saya sampai jumpa ke hari berikutnya bayπŸ™ŒπŸ™Œ

Refleksi malam ini semoga tidur nyenyak dan sehat selalu semoga  kita bisa mengubah rasa malas kita.

Tuesday, November 15, 2022

HARI KE 2

                         SENI MENGUBAH RASA MALAS

                                                               



hay teman teman ini hari ke 2 (dua)

HAL.11-15

(1)  jangan pernah beranggapan bahwa kita satu satunya orang yang menderita di jagad raya ini.

(2) manusia itu pasti punya masalah.tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang seratus persen aman dari masalah.hanya membedakan antara manusia yang satu dan yang lainnya adalah imunitas atau daya tahan mereka dari berbagai masalah.ada yang bisa menahan permasalahannya dengan tidak mengunggah nya di media sosial.namun,ada pula tipe orang yang tidak tahan berdiam diri.mereka cenderung menceritakan permasalahannya kepada siapapun dan dengan cara apapun.

(3) saya berusaha untuk tidak mudah mengeluh.saya selalu berusaha untuk tetap tegar.Karena percaya,meskipun saya belum punya bahu untuk bersandar,saya punya tempat untuk bersujud.meskipun saya tidak tahu kepada siapa saya harus bercerita,setidaknya saya tahu pada siapa saya harus mengadukan permasalahan hidup saya.dan tentunya,saya terus mengingatkan bahwa saya bukanlah satu satunya manuisa di bumi ini yang dirundung duka.

(4) malas membuang buang waktu 

Salah satu (1) kunci sukses adalah memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.anggap saja waktu,itu begitu berharga.terlebih lagi,umur manusia itu adalah sebuah misteri.tidak ada satu (1) pun manusia yang tahu sampai kapan dia berada di dunia.

(5) malas membanding bandingkan hidup kita dengan orang lain 

Belakangan ini,mata kita mungkin sudah sering kali diracuni oleh beberapa orang yang suka pamer kekayaan di medsos atau media sosial.ada yg memposting foto tas yang bermerek dan ada yg memposting outfit keren,dan ada yg memperlihatkan saldo rekening terakhir.dan masih banyak lagi pemandangan yg menggiurkan tersebut,mau tidak mau past menggoda sebagai banyak orang. Sebenarnya, hal semacam itu tidak perlu terjadi. Setiap orang memiliki hidupnya sendiri-sendiri. Kebahagiaan setiap orang pun berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan hidup yang biasa biasa saja Tapi, ada pula yang tidak bahagia, meskipun hidup dengan harta yang berlimpah.

sekali lagi,jangan pernah membandingkan hidup kita dengan orang lain,sebagaimana kita tidak perlu membandingkan matahari dan rembulan.sebab,keduanya akan bersinar saat tiba waktunya 

AKIBAT,RASA IRI MENYELIMUTI DIRI MEREKAPUN INGIN MEMILIKI BARANG-BARANG MEWAH TERSEBUT

Oke teman teman cukup sekian hari ke 2 saya bayπŸ™ŒπŸ™Œ

                                    

Refleksi malam ini semoga malam ini tidur nyenyak agar besok mau melakukan aktivitas di sekolah  malam ini cuaca lagi hujan sangat enak untuk tidur sambil mimpi besok bonceng cewek heheh🀭🀭 itu aja refleksi malam ini selamat malam πŸ™ŒπŸ™Œ

Monday, November 14, 2022

HARI KE 1

                             SENI MENGUBAH RASA MALAS                                        


                                     

Kenalin saya made bagus Dharma gel-gel 

Hal.1-10

Disini Saya akan menjelaskan point  yang saya baca dari buku yaitu 

“SENI MENGUBAH RASA MALAS”

Sesungguhnya kita dapat berdamai dengan kemalasan 

(1).membongkar makna malas, sejak kecil kita pasti sudah didoktrin dengan sebuah pikiran atau mindset yang sampai detik ini sudah sangat akrab di telinganya kita,yaitu “kalau kamu ingin sukses,kamu harus bekerja keras”.

(2).malas tapi  sukses itu bukan berarti bahwa kita tidak melakukan apa saja.malas tapi sukses juga bukan berarti bahwa kita hanya duduk-duduk di depan televisi sambil menunggu keajaiban yg akan datang.tentunya bukan malas seperti itu yang di maksud.disini maksud dari “malas tapi sukses” adalah kita tetap beraktivitas, dengan ritme yang tidak terlalu keras slowly but sore.

(3).tidak perlu ragu dan tidak perlu khawatir mengenai pola hidup malas ini.sebab,faktanya banyak sekali orang yang sudah sukses,meskipun selama hidupnya ia hanya bekerja biasa”saja.

(4).kata malas bisa berubah menjadi positif atau negatif tergantung kita saja yg melakukannya.

(5).apa bila kita berbicara mengenai orang yang rajin dan malas,kita juga harus berkenalan dengan empat (4) macam manusia.setidaknya ,keempat tipe manuisa ini selalu ada di sekitar kita.lalu kita bertanya seperti apakah tipe kita.1.bodoh tapi pemalas.2 pemalas tapi cerdas,3bodoh dan ambisius,4cerdas dan ambisius.

(6). Hal semacam itu memang tidak bisa. Akan tetapi, mereka punya kecerdasan dalam hal mendelegasikan pekerjaan.mereka tahu bagaimana caranya bernegosiasi dengan orang lain.cara cara seperti itulah yg mereka gunakan untuk mengubah keadaan.

(7).harus kita ketahui bahwa di dunia ini tidak ada seorang pun yang mewakili setiap tipe manusia secara murni.disinilah kita mesti mengenal diri kita sendiri.kira kira sisi manakah yang lebih dominan dalam diri kita.apakah kita ini bodoh dan pemalas?apakah kita ini pemalas tapi cerdas?apakah kita termasuk orang yang tolol tapi ambisius?atau,kita ini termasuk orang yg cerdas tapi ambisius?.

(8).kenalilah diri kita sendiri dengan baik agar kita tahu seperti apa diri kita yang sesungguhnya .

(9).seperti yg sudah disampaikan di awal,malas itu sebenarnya netral.tidak ada yang harus di salahkan dari rasa malas.saya ingin kembali mengingatkan bahwa yang membuat malas itu menjadi positif atau negatif dari kata” yg ada di belakangnya.dari sini kita tidak perlu berprasangka buruk terhadap rasa malas.

“DI DUNIA INI HANYA ADA DUA (2) PEKERJAAN MUDAH,YAITU MEMUJI DAN MECELA.JANGAN SALAH,KEDUANYA MEMBUAT KITA TERLENA.PUJIAN BIASA MELALAIKAN KITA,SEMENTARA KRITIKAN BISA MEMADAMKAN SEMANGAT KITA.”

                                         TOMAT 

                                  

Halo teman teman ini tomat ku yang saya ambil dari sekolah pada tgl 11 November 2022.Ini belum saya benerin karena belum sempet dan kondisi tomat saya masih agak segar ya meskipun daun nya ada yg layu o iya teman teman tinggi nya sekitar 15cm sebelah kiri dan sebelah kanan 10cm sebelum itu teman teman bertanya kenapa kita harus menanam tomat karena,ini sebagai lambang jika kita bisa merawat diri kita sendiri.

O iya teman teman ini hari ke 1 ya teman teman besok kita lanjut lagi bayπŸ™ŒπŸ™Œ

                      Afirmasi

Saya manusia yang sehat,saya manusia yang di siplin,saya manusia yang pintar,saya manusia yang berani,

Wednesday, November 9, 2022

SMA PL YK

 Sekilas Tentang SMA Pangudi Luhur Yogyakarta

SMA Pangudi Luhur Yogyakarta yang terletak di pusat Kota Yogyakarta ini, semula adalah Sekolah Guru A ( Atas : dipersiapkan untuk menjadi guru SMP ) khusus untuk putra yang didirikan oleh para Imam Jesuit pada Bulan April 1942. Namun pada Tanggal 9 Agustus 1952 sekolah ini diserahkan kepada para Bruder FIC yang kemudian menempati gedung milik Bruder-bruder FIC di Jalan P.Senopati No.16, dan pada Tahun 1965 secara resmi dikelola oleh Yayasan Pangudi Luhur milik para Bruder FIC.

Tahun 1973 SGAK ini kemudian berubah menjadi SPG dan menerima siswa putri. Setelah perjalanan panjang dilalui, karena perubahan kurikulum yang terjadi pada Tahun 1989, maka SPG berubah menjadi SMA setelah dua tahun sebelumnya gedung sekolah pindah ke Jalan P.Senopati No.18 ( sampai sekarang )

Seperti bayi yang baru lahir, SMA Pangudi Luhur Yogyakarta memulai kehidupan baru sebagai sebuah SMA, namun berkat usah keras dari orang-orang yang terlibat didalamnya, kini SMA Pangudi Luhur sudah mengalami banyak kemajuan yang cuup pesat terutama Fasilitas dan Sumberdaya Manusia di dalamnya. Sehingga tidak heran jika ditahun 2005 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta Menerima Akreditasi dengan nilai A.

Dibawah pengelolaan para Bruder FIC, SMA Pangudi Luhur sungguh bertumbuh menjadi sekolah yang mengunggulkan nilai-nilai kehidupan dalam setiap ilmu yang ditawarkan. Sehingga setiap prbadi yang ada didalamnya akan bertumbuh dalam kesadaran bahwa melalui ilmu pengetahuan hidupku akan kubaktikan bagi Tuhan Yang Maha Esa.

                                                Visi Misi

VISI SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA

Terbentuknya pribadi beriman, berbudi pekerti luhur, cerdas, terampil dan terbuka dalam menghadapi tantangan zaman.


MISI SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA

  1. Mendampingi peserta didik menuju pribadi yang beriman.
  2. Mendampingi peserta didik menuju pribadi yang berbudi pekerti luhur
  3. Mendampingi peserta didik menuju pribadi yang cerdas
  4. Mendampingi peserta didik menuju pribadi yang terampil
  5. Mendampingi peserta didik menuju pribadi yang terbuka menghadapi tantangan zaman



TUJUAN SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA


Tujuan Umum

    Tujuan pendidikan menengah umum adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. (PP RI No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 26 ayat 2)


    Tujuan SMA Pangudi Luhur

    1. Menghasilkan peserta didik yang beriman tanpa membedakan agama, ras, suku dan tingkat sosial.
    2. Menghasilkan peserta didik yang menghidupi sikap kerja keras, tanggung jawab, setia, tangguh, jujur dan sederhana.
    3. Menghasilkan peserta didik yang berpengetahuan dan dapat diterima di perguruan tinggi.
    4. Menghasilkan peserta didik yang mampu menghargai dan melestarikan budaya lokal.
    5. Menghasilkan peserta didik yang berbudaya dan berwawasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.




                                                        


    MARS SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA

    Setya brata prasetya

    Tertib tekun belajar

    Menuju cita cita mulia

    Menggalang pribadi budi rasa dan daya

    Membina jiwa dan raga

    Putra putri SMA pangudi luhur jogja sadar masa depan

    Mengabdi panggilan menuang jasa bagi sesama 

    Berbakti..

    Mengabdi..

    Bagi tuhan nusa dan bangsa   

    Santo yusuf mulia pelindung sekolah ku 

    pengabdi pembina bijak sana teladan hidupku

    sikap gerak jiwa ku bimbinglah aku selalu


    Putra putri SMA pangudi luhur jogja 

    Sadar masa depan mengabdi panggilan

    menuang jasa bagi sesama

    Berbakti...

    Mengabdi...

    Bagi Tuhan Nusa dan Bangsa